Minggu, 18 Maret 2012

Hendaklah Perkataanmu Menjadi Berkat Bagi Orang Lain.

Hendaklah kamu penuh dengan Roh, dan berkata-katalah seorang kepada yang lain dalam mazmur, kidung pujian-pujian dan nyanyian rohani. Hendaklah Perkataan Kristus diam dengan segala kekayaannya diantara kamu, sehingga kamu dengan segala hikmat mengajar dan menegur seorang akan yang lain dan sambil menyanyikan mazmur, dan pujian-pujian dan nyanyian rohani, kamu mengucap syukur kepada Allah didalam hatimu.

Mulutku mengucapkan pujian-pujian kepada Tuhan dan biarlah segala makhluk memuji namaNyayang kudus untuk seterusnya dan selamanya.
Haleluyah! Sungguh, bermazmur bagi Allah kita itu baik, bahkan indah, dan layaklah memuji-muji itu. Bernyanyilah bagi Tuhan dengan nyanyian syukur, bermazmurlah bagi Allah kita dengan kecapi!
Dan aku mengdengar suatu suara dari langit bagaikan desau air bah dan bagaikan deru guruh yang dasyat. Dan suara yang kudengar itu seperti bunyi pemain-pemain kecapi yang memetik kecapinya. 1 Kort. 14:15, Efes. 5:18-19, Kolose 3:16, Mazm. 145:21; 147:1,7; Wah 14:2.
Hatiku meluap dengan kata-kata indah, aku hendak menyampaikan sajakku kepada raja, lidahku ialah pena seorang juru-tulis yang mahir (Mazm. 45 :2)
Setiap orang percaya setiap perkataannya/perbuataannya harus dipertanggung jawabkan kepada Tuhan , makanya Tuhan memberikan mulut kita satu, supaya kita jangan banyak berkata-kata saja, setiap perkataan yg keluar dari mulut berasal dari hati kita, karena dari hati dan mulut, kita bisa mengaku Yesus adalah Tuhan (Roma 10 : 8). Siapa yang memelihara mulut dan lidahnya, memelihara diri dari pada kesukaran (Amsal 21: 23), maka perkataan orang2 percaya Jangan ada perkataan kotor keluar dari mulut mu, tetapi pakailah perkataan yang baik untuk membangun dimana perlu supaya mereka yang mendengar beroleh kasih karunia (Efes.4: 29)
Tuhan Yesus berkata kepada kita semua Orang yang baik mengeluarkan barang yang baik dan orang yang jahat mengeluarkan barang yang jahat dari perbendaharaannya yang jahat. Karena yang diucapkan mulutnya, meluap dari hatinya (Lukas 6 : 45)
Oleh sebab itu setiap orang percaya biarlah apa yg diucapkannya, dan ditulis di setiap millis ini membawa berkat bagi banyak orang dan penuh kasih. ( Efesus 4 : 6) .
Jikalau ada seorang menganggap dirinya beribadah tetapi tidak mengekang lidahnya ia menipu dirinya sendiri, maka sia-sialah ibadahnya (Yohanes 1 : 26)Tuhan memberkati.

Kado Terindah

Sering tersirat di dalam pikiran kita: "Wah kalau saya hidup ketika jaman Tuhan Yesus masih hidup, pasti akan saya berikan seluruh kasih sayang saya kepada Dia, bahkan kalau perlu jiwa dan raga sayapun bersedia saya korbankan untuk-Nya!" Tetapi seperti juga yang tercantum di Matius 25:40 "Ketahuilah: waktu kalian melakukan hal itu, sekalipun kepada salah seorang dari saudara-saudara-Ku yang terhina, berarti kalian melakukannya kepada-Ku!"

Artaban adalah orang Majus yang ke empat yang tidak mendapatkan kesempatan untuk bisa bertemu dengan Tuhan Yesus ketika Ia dilahirkan di Bethlehem. Bahkan sebelumnya Artaban telah menjual seluruh harta kekayaannya agar ia bisa mempersembahkannya untuk Raja yang akan dilahirkan. Dari hasil uang tersebut ia membeli tiga buah batu permata yang sangat berharga sekali ialah batu permata saphir biru, ruby merah dan mutiara putih. Ia telah berjanji untuk bertemu di satu tempat khusus dengan ketiga orang Majus lainnya ialah Caspar, Melchior dan Balthasar, karena waktu sudah sangat mendesak sekali, jadi apabila Artaban terlambat maka ia akan ditinggal oleh mereka. Dalam
perjalanan ia melihat orang berbaring ditengah jalan, rupanya orang tersebut sedang menderita sakit berat dan sangat membutuhkan sekali pertolongannya. Apabila ia tidak menolong orang tersebut, pasti orang tersebut akan meninggal dunia, sebab mereka berada disatu tempat yang sepi dan jauh dari penduduk.
Tetapi kalau ia menolongnya pasti ia akan terlambat dan akan di tinggal pergi oleh kawan-kawan yang lainnya. Walaupun demikian karena ia mengetahui menolong jiwa orang ada jauh lebih penting dari segala-galanya, maka ia rela di tinggalkan oleh kawan-kawannya. Akibatnya cukup fatal bagi Artaban, ia harus menjual batu permata sapir yang seyogianya untuk Raja tersebut, sebab ia harus membiayai seluruh biaya karavan mulai dari onta-onta, makanan, minuman dan pemandu jalan untuk melampaui padang pasir sekali lagi. Disamping itu ia juga merasa sedih, sebab sang Raja tidak akan mendapatkan batu spahir nya tersebut.
Walaupun ia berusaha untuk mengejar kawan-kawannya secepat mungkin, ternyata setibanya di Bethlehem pun ia terlambat lagi, karena Jusuf & Maria berikut Bayi nya sudah tidak ada disana lagi. Pada saat Artabhan tiba di Bethlehem, perajurit-perajuritnya Raja Herodes sedang dengan ganasnya menjalankan perintah Herodes untuk membunuh para bayi. Ditempat ia menginap bayi putera pemilik penginapannya hendak dibunuh pula oleh seorang komandan dari Herodes. Artabhan melihat dan mendengar ratapan tangis dari ibu bayi tersebut dan ia merasa tidak tega dan merasa terpanggil untuk menolongnya. Oleh sebab itulah ia rela menukar jiwa dari bayi tersebut dengan batu permata ruby yang dibawanya. Hal ini membuat Arthaban bertambah sedih, karena batu permatanya untuk sang Raja semakin berkurang, bahkan hanya tinggal satu batu mutiara saja sisanya. Sebelum ia tiba di Yerusalem, tigapuluh tahun lebih ia mencari sang Raja dimana-mana dan ia merasa
tercenggang mendengar bahwa Raja yang dicarinya bertahun-tahun akan di salib di Golghata.
Walaupun demikian ia merasa terhibur sebab ia masih memiliki batu permata terakhir ialah batu mutiara yang bisa ia gunakan untuk menebus hidup-Nya Raja, agar Ia tidak disalib. Seperti halnya ketika ia menebus hidupnya seorang bayi ketika ia berada di Bethlehem. Dalam perjalanan menuju ke Golgatha ia melihat seorang anak perempuan menangis dan meratap meminta tolong kepadanya: "Tuan tolonglah saya, para perajurit akan menjual diri saya sebagai budak, karena ayah saya mempunyai hutang banyak. Ayah saya tidak mampu melunasi hutang tersebut, oleh sebab itulah sebagai gantinya ia mengambil diri saya untuk dijual. Tolong tuan!" Walaupun betapa sedihnya hati Arthaban, tetapi ia melihat keadaan sangat mendesak sekali, sebelum anak ini dijual dan dijadikan budak untuk seumur hidupnya, lebih baik ia menukar batu mutiaranya untuk menebus anak tersebut dan menyelamatkannya.
Setelah itu langit menjadi gelap gulita dan terjadi gempa bumi, sehingga ia jatuh terbaring dan gadis tersebut jatuh pula terbaring diatas pundaknya. Tiba-tiba secara tidak sadar ia mengerakkan bibirnya dan berbicara: "Tuhan, kapan kami pernah melihat Tuhan lapar lalu kami memberi Tuhan makan, atau haus lalu kami memberi Tuhan minum? Kapan kami pernah melihat Tuhan sebagai orang asing, lalu kami menyambut Tuhan ke dalam rumah kami? Kapan Tuhan pernah tidak berpakaian, lalu kami memberi Tuhan pakaian? Kapan kami pernah melihat Tuhan sakit atau dipenjarakan, lalu kami menolong Tuhan?"
Dan dari jauh terdengar suara sayup-sayup yang sangat lembut menjawab:
"Ketahuilah: waktu kalian melakukan hal itu, sekalipun kepada salah seorang dari saudara-saudara-Ku yang terhina, berarti kalian melakukannya kepada-Ku!" Setelah itu meninggalah Arthaban. Ia meninggal dengan mulut penuh senyuman, karena ia mengetahui bahwa semua jerih payahnya dan semua hadiah untuk Raja telah diterima oleh Raja dengan baik.

Jumat, 09 Maret 2012

Indonesia Minim Jiwa Kepemimpinan

urangnya jiwa kepemimpinan menyebabkan krisis ekonomi masih terasa di Indonesia. Selama enam tahun ini, Indonesia masih tertinggal dibandingkan Malaysia, Singapura, Thailand, Korea Selatan, dan negara lain di kawasan Asia. Negara-negara tersebut sudah mampu keluar dari krisis dan menata ekonominya untuk menyambut permainan globalisasi dan ASEAN Free Trade Area (AFTA). Penyebab kemajuan mereka, menurut Charlo Mamora, Managing Partner Transforma, karena adanya dukungan dari perusahaan-perusahaan yang dapat menyikapi krisis tersebut dengan arif. Demikian dilaporkan harian Media Indonesia.

"Mereka melakukan penyelarasan pola pikir individu dan pembenahan kepemimpinan top team untuk organisasi. Kedua hal ini adalah yang paling menentukan dan membedakan suatu organisasi akan menjadi pemenang, biasa-biasa saja, atau bahkan punah," katanya di seminar Top Team Leadership di Jakarta baru-baru ini.
Lebih lanjut Charlo mengungkapkan, Jepang berhasil mengejar ketertinggalannya dengan Barat melalui gerakan kualitas, dan Korea mampu bersaing di pasaran internasional dengan program survival atau kuantum.
"Indonesia sebenarnya dapat mengikuti jejak kedua bangsa itu, mengejar ketertinggalan melalui gerakan penyelarasan mindset (mindset alignment movement). Tetapi, selama pejabat pemerintah melihat dirinya sebagai penguasa bukan pelayan masyarakat, selama itu pula perubahan berarti tidak akan terjadi. Selama mentalitas guru melihat dirinya sebagai pengajar, bukan sebagai pendidik, selama itu pula kualitas sumber daya manusia kita tidak akan mengalami perubahan besar," ucapnya.
Begitu juga dalam dunia bisnis. Menurut Charlo, perusahaan sebagai pelaku utama harus meninjau pola pikir yang dianut. Perusahaan harus berani mengubah pola pikir yang merugikan. Untuk itu, ada lima hal yang harus diperhatikan. Pertama, adanya visi yang menantang secara bisnis dan memiliki daya pikat bagi karyawan melalui transformasi komunikasi dari pimpinan. Visi perusahaan tersebut harus melekat di semua jajaran karyawan. Kedua, adanya program kuantum, atau lompatan dari perusahaan untuk mencapai nilai ekonomis yang tinggi.
Ketiga, adanya budaya dan praktik pengembangan talenta. Itu berarti, semua orang diberi kesempatan untuk mengembangkan potensinya sesuai dengan kemampuannya. Keempat, adanya proses plan-do-check-action (PDCA) yang berjalan pada setiap organ perusahaan dan terintegrasi secara keseluruhan. Kelima, adanya bahasa persatuan kerja dan interaksi dengan pelanggan atau pihak luar organisasi yang dijalani oleh keseluruhan orang dalam organisasi.
Kelima hal itu menurut Charlo membutuhkan tenaga yang luar biasa, tidak cukup lagi hanya dengan seorang CEO yang kuat seperti masa lalu.

Saksi Dari Kursi Roda

Seorang wanita bernama Nancy memasang iklan berikut di surat kabar lokal: "Jika Anda kesepian atau memiliki masalah, teleponlah saya. Saya memakai kursi roda dan jarang keluar rumah. Kita dapat saling menceritakan masalah kita. Telepon saja. Saya senang bercakap-cakap dengan Anda."

Tanggapan terhadap iklan itu sungguh mengejutkan. Ia menerima 30 telepon atau lebih setiap minggunya.
Apakah yang mendorong wanita ini untuk menjangkau dan menolong orang lain yang sedang membutuhkan dari atas kursi rodanya? Nancy menjelaskan bahwa sebelum ia lumpuh, ia memiliki tubuh yang sehat sempurna. Meskipun demikian, ia merasa sangat putus asa. Karena itu ia mencoba untuk bunuh diri dengan melompat dari jendela apartemennya, namun hasilnya ia justru lumpuh mulai dari pinggang ke bawah.
Di rumah sakit, dalam keadaan benar-benar frustrasi, ia merasakan Yesus berkata, "Nancy, dahulu tubuhmu sehat namun jiwamu cacat. Mulai sekarang engkau akan memiliki tubuh yang cacat, namun jiwa yang sehat." Ia pun menyerahkan hidupnya kepada Kristus. Saat akhirnya diizinkan pulang, ia berdoa agar dapat membagikan kasih karunia Allah kepada orang lain, dan ide untuk memasang iklan surat kabar itu pun muncul. Setiap orang percaya dapat berbuat sesuatu untuk menolong orang lain.
Mungkin kita dibatasi oleh penyakit, usia lanjut, atau cacat tubuh, namun kita dapat berdoa, menelepon, atau menulis. Bagaimana pun kondisi kita, kita dapat menjadi saksi yang efektif bagi Yesus.
HANYA SEUSAI KITA BERBICARA KEPADA ALLAH TENTANG ORANG-ORANG KITA SIAP BERBICARA KEPADA ORANG-ORANG TENTANG ALLAH.

Minggu, 04 Maret 2012

Yesuslah Jawaban

Dalam salah satu bukunya, Anne Graham Lotz, putri dari Billy Graham menceritakan pengalamannya ketika mengalami krisis dalam pernikahannya. Setelah sepuluh tahun menikah, Anne mulai merasakan kasihnya terhadap suaminya mulai memudar. Dalam kepanikan dan merasa terjebak dalam pernikahan yang tanpa kasih, dia memohon pertolongan kepada Tuhan untuk bisa menyelamatkan pernikahannya. Setelah berdoa selama berbulan-bulan memohon pertolongan Tuhan, akhirnya Tuhan memberikan petunjuk kepadanya agar ia bisa memperbaiki hubungan dengan suaminya. Petunjuk yang Tuhan memberikan sama sekali diluar dugaannya

Pada awalnya Anne mengira suaminya yang harus berubah supaya perkawinan mereka dapat diperbaiki. Namun Tuhan justru memberikan petunjuk supaya Anne yang harus berubah, bukan suaminya.Tuhan berkata kepadanya, “Engkau tidak dapat mengasihi suamimu karena engkau tidak mengenalKu, barangsiapa mengenalKu akan dapat mengasihi sebab Aku adalah kasih.” Kuncinya bukanlah memfokuskan hubungan dia dengan suaminya melainkan memfokuskan hubungannya dengan Allah. Setelah memfokuskan dirinya pada hubungan dengan Allah melalui doa, studi Alkitab, penyerahan, dan ketaaatan maka hatinya mulai dipenuhi oleh kasih Allah. Karena hidupnya telah dipenuhi oleh kasih Allah maka dia sanggup untuk mengasihi suaminya. Sebuah pernikahan dapat berlansung dengan indah dan penuh kasih bila masing-masing pasa ngan telah terlebih dahulu mengalami kepuasan melalui hubungan dengan Allah. Yesuslah jawaban untuk semua permasalahan dalam sebuah pernikahan.
Hari-hari belakangan ini saya bertemu dengan banyak anak Tuhan yang sedang dalam pergumulan berat. Kemarin secara tidak di sengaja saya bertemu dengan seorang dokter gigi yang dikuasai oleh ketakutan dan kekuatiran sehingga ia sering sulit untuk tidur. Stress yang berkepanjangan itu juga akhirnya menyebabkan tulang belakangnya terjepit. Salah satu pergumulannya adalah anaknya yang hidupnya jauh dari Tuhan dan memberontak terhadap ayahnya. Lalu Tuhan tiba-tiba memberikan hikmat kepada saya bahwa sang dokter gigi ini menyimpan kepahitan dengan ayahnya sehingga kepahitan itu menurun kepada anaknya yang pemberontak itu. Ternyata memang benar, ia lalu menceritakan bagaimana ia merasa telah disia-siakan oleh ayahnya.Masalah yang sebenarnya dari sang dokter gigi ini bukanlah pada anak-anaknya melainkan dirinya sendiri yang dipenuhi oleh kepahitan.Bila ingin keluarganya dipulihkan, dia harus menerima pemulihan dan jamahan dari kasih Allah.Yesuslah jawaban bagi permasalahan dia.
Mungkin ada diantara saudara yang membaca tulisan ini yang sedang mengalami pergumulan berat dimana anda merasa sangat sulit untuk bisa meraih kemenangan. Salah satu penyebab mengapa banyak anak Tuhan tidak meraih kemenangan sebab mereka memfokuskan diri pada masalah bukan pada Tuhan. Seringkali kita menuntut orang lain dan keadaaan disekeliling kita untuk berubah sebab kita mengira merekalah sumber masalah kita. Padahal sumber masalah yang sebenarnya terletak pada diri kita sendiri.
Seberat dan sesulit apapun masalah yang sedang anda hadapi hari ini, Yesus sanggup untuk memberikan jalan keluar. Tidak ada hal yang mustahil bagi Allah, mujizat itu nyata bila kita mau percaya. Percayalah, jika anda bersedia untuk menyerahkan permasalahan anda dan mengijinkan Tuhan untuk bekerj a maka Dia sanggup untuk memberikan anda kemenangan. Yesuslah jawaban untuk hidup anda !

Hikmat Roh Kudus

Pada tgl. 24 Mei 2009, hari Minggu saya ada pelayanan tari di gereja. Pada tgl 23 Mei hari Sabtu saya berlatih dahulu dan mendapatkan kostum apa & acc rambut yang harus saya gunakan di hari Minggu, tentunya pada hari sabtu itu saya pulang ke rumah sudah malam dan langsung saya membereskan barang-barang kebutuhan pelayanan untuk esok hari Minggu tgl.24 Mei 2009.

Rupa-rupanya saya kehabisan karet rambut warna hitam, lalu saya melihat jam dinding telah menunjukkan pk: 09.00 malam, bergegas saya mencari untuk membeli karet rambut warna hitam di beberapa mini supermarket yang terdekat, namun tidak ada persediaan karet rambut warna hitam, saya sangat bingung entah gimana lagi yang harus saya usahakan, untuk esok pagi rasanya tidak keburu ke pasar untuk mencari & membeli karet rambut warna hitam. Sepanjang jalan pulang ke rumah saya berdoa dalam hati, memohon Tuhan memberikan hikmat untuk saya agar mendapatkan karet rambut warna hitam, tiba-tiba saya langsung teringat di sepanjang jalan menuju rumah saya, ada rumah teman seibadah saya, lalu kaki saya menuju ke rumah teman saya itu, untuk teman saya belum tidur malam, karena malam itu sudah menunjukkan pk: 10.00 malam.
Lalu saya mencoba mengetuk rumah teman saya tersebut, dan menceritakan kebutuhan saya, rupa-rupanya teman saya ada stok karet rambut hitam milik cucunya, sehingga saya mendapatkan karet rambut yang saya perlukan untuk esok hari, tidak tanggung-tanggung saya diberi 5 pc karet rambut warna hitam, dimana yang saya butuhkan hanya 1 pc saja.
Saya berterima kasih & bersyukur kepada Tuhan yang telah memberikan jalan keluar yang secara tiba-tiba/tidak disangka, saya mendapatkan sesuatu yang saya butuhkan warlaupun bukan barang yang berharga, terima kasih Tuhan, Amin

Kesaksian

Sekitar 2 (dua) tahun yang lalu, saya mengalami pencobaan yang cukup berat di dalam pekerjaan sekuler saya di sebuah perusahaan multinasional. Pada saat itu ada orang-orang yang menginginkan dan merebut posisi saya dengan cara yang kurang etis dan fair. Walaupun saya tidak memiliki bukti-bukti, namun saya merasakan bahwa orang-orang ini menggunakan kuasa gelap untuk merebut posisi saya tersebut. Saya merasakan hal itu cukup beralasan, mengingat mereka bukan pengikut Kristus dan dalam kehidupan sehari-harinya memang selalu berhubungan dengan "orang pinter" atau dukun dengan kuasa gelap. Singkat cerita setelah 1 tahun lebih "bertarung", akhirnya usaha mereka kelihatannya berhasil dan saya terus dipojokkan dan difitnah sehingga terpaksa pindah departemen baru di perusahaan yang sama.

Saat itu saya bergumul dengan Tuhan dan sedikit kecewa mengapa hal itu bisa terjadi. Bukankah janjiNya kita ini adalah lebih dari pemenang ? Namun dalam doa-doa saya, Tuhan Yesus selalu menghibur dan menguatkan serta memberi FirmanNya bahwa pencobaan yang saya alami adalah pencobaan biasa yang dapat saya tanggung karena Ia memberi kekuatan.
Di tengah badai tersebut, Iblis masih belum puas, ia mencoba merebut lagi berkat Tuhan dengan cara penutupan departemen tempat saya bekerja (departemen yang baru di perusahaan yang sama). Dan setelah likuidasi tersebut boss saya dan HRD seperti lepas tanggung jawab dan saya hanya diberi alternatif pilihan posisi yang lebih jelek lagi. Ditambah lagi boss di departemen yang lama (bukan pengikut Kristus) bukannya membantu malah menyebarkan fitnah agar saya berhenti bekerja karena dia takut kalau saya dikembalikan ke departemennya mengingat saat itu orang yang menduduki posisi saya melakukan hal-hal yang tidak jujur, tetapi herannya boss tersebut takut sekali dengan orang tersebut, ini pasti pekerjaan dari kuasa kegelapan.
Saat itu rasanya saya sudah tidak kuat, mengapa Tuhan ijinkan pencobaan berat seperti ini. Saya tahu Tuhan Yesus pasti punya rencana yang indah pada saatnya namun saat itu saya belum bisa mengerti. Saya hanya bisa berdiam diri. Memang ada keinginan dalam hati untuk membalas dendam pada orang-orang tersebut. Tetapi Tuhan Yesus terus menghibur dan memberikan nasihat bahwa saya tak perlu membalasnya karena itu semua hak Tuhan. Tunggu waktunya Tuhan.
Singkat cerita, saya diberi alamat seorang head hunter oleh seorang kolega. Sungguh ajaib Tuhan Yesus, pagi saya telpon dia (head hunter) dan mencari posisi seperti posisi saya yang lama dan siangnya dia langsung menelpon mengatakan ada perusahaan multinasional yang tertarik dengan CV saya dan langsung di arrange untuk interview. Dalam waktu hanya 2 minggu, perusahaan multinasional yang jauh lebih besar dari perusahaan tempat kerja saya yang dulu tersebut, langsung menerima saya (setelah proses interview dan tes tentunya). Saya memperoleh posisi, gaji dan benefit yang jauh lebih baik. Sungguh ajaib Tuhan kita. Dengan amat mudahnya Tuhan memutar balikkan rencana jahat orang-orang dan kuasa kegelapan menjadi berkat berkelimpahan. Sungguh anak Tuhan tidak akan dipermalukan. Terpujilah Tuhan sebab kasih setiaNya ditunjukkanNya kepadaku dengan AJAIB pada waktu kesesakan. Kasih SetiaNya sungguh tak berkesudahan.

 
Design by Wordpress Theme | Bloggerized by Free Blogger Templates | JCPenney Coupons